Tiga Hati

Sebenernya kue tart ini black forest wannabe, tp akhirnya yach…what ever will be, will be. Dah bahan2nya nggak ada, tukang belanjanya (tentu saja daddy ciku) amatiran lagi. Tapi biarpun tampangnya hancur, rasanya yummy banggetsss.

Pas pertama ngeliat kuenya, daddy langsung tertawa meledek. Tapi setelah makan, uh…maunya makan terus. So daddy, ini pelajaran. Dont judge a book by its cover!

Oya, nama kuenya tart tiga hati. Yang kasih nama Mbak Eny, asisten rumah tanggaku.  ”Mbak, dah kayak kue beneran kok,”ujar mbak Eny ngomentari kue ku. Lho…ini khan emang kue beneran. Emang kue jadi-jadian?00-kue-kado

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.